Bagaimana Cara Menyambung Bondek dan Tipsnya?

Penyambungan bondek yang tepat menjadi salah satu faktor penentu kualitas struktur lantai beton pada bangunan bertingkat.

Ketika lembar-lembar metal deck terhubung dengan kuat, sistem lantai dapat mendistribusikan beban secara merata tanpa risiko pergeseran saat pengecoran berlangsung. 

Teknik-teknik berikut perlu dilakukan sesuai standar konstruksi agar hasil akhir optimal yaitu:

  • Overlap
  • Penguncian presisi
  • Pemilihan material pendukung seperti sekrup dan wiremesh

Proses menyambung bondek bukan sekadar menumpuk lembaran di atas balok penyangga. 

Ada pengaturan lebar efektif, posisi gelombang yang sejajar, serta sistem pengikatan yang harus diperhitungkan dengan teliti. Investasi pada harga bondek yang sesuai standar akan sebanding dengan keamanan struktur jangka panjang. 

Kesalahan pada tahap penyambungan dapat berakibat fatal. Akibatnya dapat berupa:

  • Lendutan bondek
  • Retak pada permukaan beton
  • Kegagalan struktur ketika beban operasional diterapkan

Cara Menyambung Bondek

Penyambungan bondek dilakukan dengan menghubungkan lembaran metal deck secara horizontal dan memastikan setiap sambungan terkunci dengan kuat.

Sambungan yang lemah dapat menyebabkan lendutan atau pergeseran saat pengecoran, sehingga diperlukan ketelitian tinggi. Berikut langkah-langkah teknis yang dapat Anda ikuti di lapangan.

1. Siapkan Permukaan

Pastikan balok penyangga sudah terpasang rata dan sejajar dengan perencanaan struktur yang telah ditetapkan sebelumnya.

  • Balok beton harus benar-benar kering pasca pengecoran sebelum pemasangan bondek dimulai karena kondisi yang belum kering dapat sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja. 
  • Tarik benang untuk memastikan bahwa bekisting telah lurus dan rata, serta periksa jarak tulangan balok dari bekisting agar tidak mengganggu proses pemotongan bondek pada tahap berikutnya.

Bersihkan permukaan balok dari kotoran, debu, minyak, atau sisa semen agar bondek dapat menempel dengan baik di atas struktur.

Kotoran atau minyak dapat mempengaruhi daya rekat dan kekuatan sambungan antara bondek dengan pengunci sehingga berpotensi melemahkan sistem lantai. 

✅ Periksa kembali kemiringan dan ketinggian balok agar bondek tidak miring atau melengkung saat dipasang sehingga hasil akhir lantai cor tetap rata.

2. Pasang Lembar Pertama

Letakkan lembaran bondek pertama di atas balok utama dengan arah gelombang sejajar balok penyangga sesuai desain struktur.

  • Lakukan pemasangan lembar demi lembar, mulai dari salah satu sisi bangunan, agar proses penyambungan berikutnya lebih terarah dan mudah dikontrol.
  • Posisikan ujung bondek tepat di tengah balok sehingga proses penguncian dengan sekrup menjadi lebih kuat dan presisi.

Pastikan lembaran tidak bergeser atau bergoyang sebelum dikunci dengan sekrup agar posisi bondek tetap stabil.

Perhatikan juga posisi bagian atas dan bawah bondek agar tidak terbalik, karena bagian atas memiliki ciri benjolan halus yang berfungsi untuk pengikatan dengan beton.

✅ Tutup lubang pada bagian tengah dan samping bondek menggunakan semen agar beton cor tidak bocor saat pengecoran berlangsung di atas permukaan bondek.

3. Tumpang Tindih (Overlap) Lembar Berikutnya

Letakkan lembaran bondek berikutnya dengan sistem overlap sekitar satu gelombang pada sisi panjang mengikuti pola pemasangan pertama.

  • Overlap bondek berfungsi untuk menguatkan sambungan antar lembar dan mencegah terjadinya retak pada dak beton akibat beban dan pergerakan struktur. 
  • Teknik tumpang tindih ini juga membantu mencegah celah yang bisa membuat beton bocor atau tidak merata saat proses pengecoran dilakukan.

Pastikan posisi overlap berada di atas balok penyangga agar sambungan lebih stabil dan tidak lendut ketika menerima beban. 

Untuk menghitung overlap dengan tepat, tambahkan panjang overlap pada setiap lembar bondek yang akan disambung sesuai kebutuhan area.

✅ Lebar efektif bondek adalah lebar yang benar-benar digunakan setelah pemasangan, mengingat ada sebagian lebar yang tumpang tindih dengan lembaran lainnya pada setiap sambungan.

4. Kunci Sambungan

Gunakan sekrup SDS, paku tembak, atau paku rivet untuk mengunci setiap sambungan bondek ke balok baja sebagai struktur utama.

  • Untuk penyambungan dengan sekrup, buat lubang presisi pada kedua pelat bondek yang akan disambung menggunakan bor baja ringan sesuai posisi titik sambungan. 
  • Lubang ini berfungsi sebagai titik masuk bagi sekrup, dan biasanya dua lubang disediakan pada tiap titik sambungan untuk meningkatkan kekuatan sistem penguncian.
  • Setelah lubang selesai dibuat, masukkan sekrup baja galvanis atau sekrup self-drilling karena memiliki daya tahan yang baik terhadap karat dan kondisi lingkungan. 

Sekrup dimasukkan satu per satu menggunakan alat bor yang dilengkapi dengan mata obeng, lalu dikunci dengan mur agar kedua pelat terkunci dengan kuat dan tidak bergeser.

✅ Jarak antar sekrup disarankan konsisten agar bondek tidak bergeser saat diberi beban, sehingga sambungan tetap stabil.

Alternatif lain adalah menggunakan paku rivet dengan tang rivet yang bekerja dengan cara menarik batang rivet hingga bagian kepala rivet mengembang dan mengunci posisi sambungan. 

Keunggulan rivet dibandingkan sekrup adalah kekuatan sambungannya yang lebih solid dan stabil pada kondisi tertentu.

✅ Fokuskan penguncian sambungan pada area overlap dan ujung lembaran yang bertemu dengan balok agar semua titik kritis tertangani dengan baik.

5. Perhatikan Lebar Efektif

Lebar total bondek berbeda dengan lebar efektif setelah dihitung dengan overlap yang terjadi di setiap sambungan.

Lebar efektif adalah lebar yang benar-benar digunakan untuk menutup area setelah pemasangan, mengingat ada sebagian lebar yang tumpang tindih dengan lembaran bondek lainnya sehingga tidak dihitung sebagai penutup bersih. 

Perhitungan ini penting agar tidak terjadi kekurangan material atau kesalahan dimensi saat pemasangan di lapangan.

  • Untuk menghitung jumlah bondek yang dibutuhkan, bagi luas area dengan lebar efektif bondek, lalu kalikan dengan panjang bondek sesuai desain. 
  • Selalu cek spesifikasi teknis bondek sebelum memulai proyek untuk menghindari kesalahan estimasi dan ketidaksesuaian dengan perencanaan struktur.

✅ Jika bangunan memiliki lebih dari satu tingkat atau area dengan dimensi berbeda, lakukan perhitungan untuk setiap lantai secara terpisah agar kebutuhan material lebih akurat.

Tips Penting dalam Menyambung dan Memasang Bondek

Selain teknik penyambungan dasar, ada beberapa tips tambahan yang wajib diterapkan agar hasil pemasangan bondek lebih optimal dan tahan lama.​

1. Pastikan Pengikatan Kuat

Pengikatan bondek ke balok harus dilakukan dengan presisi menggunakan sekrup atau kawat besi yang berkualitas.

Jarak antar pengunci harus konsisten agar tidak ada titik lemah yang rentan lendut.

Hindari mengencangkan sekrup terlalu kuat hingga merusak bondek atau terlalu longgar hingga bondek bergerak.​​

2. Gunakan End Stop (Penutup Ujung)

End stop berfungsi sebagai penghalang agar campuran beton tidak tumpah keluar dari area pengecoran.

  • Komponen ini dipasang di ujung bondek yang berhadapan dengan dinding atau balok tepi.
  • Kencangkan end stop dengan sekrup secara konsisten untuk hasil yang rapi dan kuat.​

3. Perhatikan Balok Penyangga

Pada bentang panjang, tambahkan penyangga sementara di bawah bondek untuk mencegah lendutan saat pengecoran.

Jarak antar penyangga bisa disesuaikan dengan beban dan ketebalan bondek.

✅ Pastikan semua penyangga dalam posisi rata agar bondek tidak melengkung.​

4. Pemasangan Wiremesh

Setelah bondek terpasang, letakkan wiremesh di atasnya untuk memperkuat ikatan antara bondek dan beton.

Teknik menyambung bondek yang baik harus diikuti dengan pemasangan wiremesh sesuai standar SNI.

Wiremesh juga berfungsi mencegah retak pada permukaan lantai akibat perubahan temperatur atau beban berlebih.​

5. Cegah Karat

Hindari pemasangan bondek dalam kondisi lembab atau saat hujan karena dapat menurunkan daya ikat antara beton dan bondek.

✅ Pastikan permukaan bondek bersih dari kotoran dan tidak berkarat sebelum pengecoran.

Material bondek yang sudah berkarat sebaiknya tidak digunakan karena dapat mengurangi kekuatan struktur.​

6. Sistem Pengecoran

Arah gelombang bondek harus sejajar dengan alur pengecoran agar beton tidak menumpuk di satu sisi.

✅ Pastikan ketebalan beton merata di seluruh permukaan bondek untuk hasil yang optimal.

Jangan berjalan langsung di atas bondek sebelum terpasang sempurna dan pengecoran selesai.​

Wujudkan Struktur Bangunan Kokoh Bersama PBS!

Penyambungan bondek yang tepat memerlukan material berkualitas dan pengetahuan teknis yang memadai.

Prima Bajaindo Sukses menyediakan berbagai jenis bondek berkualitas tinggi beserta aksesoris pendukungnya untuk memastikan struktur lantai beton Anda kokoh dan tahan lama.

Dapatkan informasi lengkap mengenai harga bondek dan konsultasi gratis dengan menghubungi tim kami untuk pemilihan material yang sesuai dengan spesifikasi proyek Anda.